Jumrah Ula Wustha Dan Aqabah

Dalam pelaksanaan lempar jumrah ada hal-hal yang perlu kita ketahui. Lempar jumrah dilakukan jemaah haji sebagai simbol melempar setan yang dijelmakan dalam tiga bagian yaitu jumrah ula pertama atau jumrah sughra jumrah wustha tengah dan jumrah aqabah terakhir.


Komik Adab Wajib Haji Komik Anak Buku Anak Buku Cetak

Jumrah Aqabah Jumrah aqabah adalah jumrah yang pertama kali dilempar dilempar pada hari raya Idul Adha tanggal 10 Zulhijah setelah matahari terbit.

Jumrah ula wustha dan aqabah. Melempar jumrah dilakukan dengan batu-batu kecil yang dikumpulkan di hamparan Muzdalifah. 307 Dari penjelasan di atas jelas bahwa melotar jumrah pada tiga hari tasyriq sebelum terbit fajar untuk hari besoknya tidak sah karena waktu. Kemudian melontar di Jumrah Aqabah sebanyak tujuh kali lontaran disertai takbir setiap kali melontar.

Waktu Ikhtiar pilihan. Jumrah yaitu setelah matahari terbit hingga zawal untuk Jumrah Aqabah dilakukan pada 10 Dzulhijjah dan Bada sesudah zawal hingga tenggelamnya matahari untuk ketiga jumrah Ulâ Wusthâ Aqabah dilakukan pada 1112 dan 13 Dzulhijjah. Jumrah Wustha berada di antara jumrah Ula dan Aqabah yang sebelumnya hanya merupakan satu pilar tetapi dengan adanya sebuah perubahan pada tahun 1425 H maka ia berubah bentuk menjadi satu dinding sepanjang 25 meter dan lebar satu meter.

Para jamaah haji melempar jumrah di hari kesebelas dan juga kedua belas secara berurutan dari Jumrah Ula Jumrah Wustha dan Jumrah Aqabah. Setelah itu dia menyempurnakan semua manasik haji dan kembali. Jumrah Ula iki wujud jumrah sing ukurané sedheng lan wajib dibalang déning para jamaah kaji ing dina tasrik ya iku tanggal 11 12 lan 13 Dulhijah.

Dan pada hari pertama melontar jumrah dia tidak melontar secara berurutan dari jumrah ula lalu jumrah wustha kemudian jumrah aqabah. Dilokasi pun terdapat tiga tugu untuk melempar jumrah yakni ula wustha dan Aqabah dan masing-masing tiang tersebut memiliki jarak antara 200 meter hingga 250 meter. Harus tertib dimulai dari Jumrah Ula Wustha dan Aqabah untuk tanggal 111213 Dzulhijjah dan Jumrah Aqabah saja pada tanggal 10 Dzulhijjah.

Nafar Awwal kembali ke Makkah harus keluar Mina sebelum matahari terbenam 13 DZULHIJJAH Yaumut Tasyriq M I N A Setelah Dhuhur melontar 3 Jumrah ULA WUSTHA dan AQABAHKUBRA Selesai melontar ULA – menghadap Qiblat dan berdoa sambil mengangkat tangan. Melontar jumrah adalah salah satu wajib haji. Melempar jumrah Ula Wustha dan Aqabah di lakukan di kompleks jembatan Jumrah di kota Mina.

Dunungé ana ing Mina cedhak kutha Mekah lan cacahé ana telu yaiku kang gedhé dhéwé jenengé Jumrah Aqabah déné jumrah liyané kang luwih cilik jenengé Jumrah Ula lan Jumrah Wustha. Dilakukan setelah tergelincir matahari badha zawal. Tanggal 11 Dzulhijjah di Mina Melempar Jumrah Ula Wustha dan Aqabah masing masing 7 Batu Krikil sehingga digunakan 21 batu kerikil.

Waktu melontar jumrah a. Adapun cara melontar adalah sebanyak tujuh batu pada hari Id yaitu Jumrah Aqabah saja. Di masing-masing hari jamaah haji melontar Jumroh Ula Jumroh Wustha dan Jumroh Aqabah.

Kalau tidak mampu boleh membayar Fidyah atau berpuasa 10 hari yaitu 3 hari dimasa haji di tanah suci dan sisanya di tanah air. Waktu melontar mulai setelah lewat tengah malam sampai terbenam matahari sedangkan utamanya pada waktu duha pagi setelah matahri terbit. Adapun tiang yang berada dilokasi lempar jumrah adalah sebagai tempat penada bahwa setan muncul ditempat tersebut yang lantas dilempar kerikil oleh Nabi Ibrahim AS.

Sedangkan pada hari-hari tasyriq maka sebanyak 21 batu setiap hari masing-masing tujuh lontaran untuk Jumrah. Waktu Afdhalnya setelah terbit matahari pada tanggal 10 Dzulhijjah. Lalu Jumrah Wustha dengan tujuh kali melontar disertai takbir setiap kali melontar.

Jamaah yang tidak melontar wajib membayar Dam denda berupa seekor kambing. Sementara bagi orang yang lemah baik wanita anak-anak dan orang lemah lainnya dibolehkan melempar malam hari raya pada akhir malam. Jumrah Wustho terletak di tengah antara jumrah ula dan jumrah aqabah.

Batu yang digunakan bukan bekas untuk melontar jumrah oleh orang lain. Jamaraat iku tugu saka watu kang dibalangi krikil sajeroning ritual ngibadah kaji. Jaraknya antara jumrah ula dan jumrah aqabah kurang lebih 117 meter.

Tabel wektu mbalang jumrah. Ing dina tasrik iki para jamaah kaji mbalang katelu jumrah kanthi urutan wiwit saka Jumrah Ula Jumrah Wustha banjur Jumrah Aqabah. Selesai melontar AQABAH tidak berdoa.

Kemudian dia mengetahui kesalahan itu pada hari kedua dan dia menyempurnakannya pada hari kedua dan hari ketiga tetapi dia tidak melontar untuk hari pertama atau membayar kifarat. Ketiga jumrah tersebut ada nilai sejarahnya pada masa Nabi Ibrahim dan anaknya Nabi Ismail ketika diperintahkan oleh Allah Swt untuk berqurban yaitu dengan menyembelih Nabi Ismail yang nantinya. Jumrah Ula adalah jumrah terdekat ke masjid Khaif dan paling jauhnya jumrah ke arah Mekah.

Tapi bagi orang yang. Dan demikian itu dilakukan pada tanggal 1112 dan 13 Dzulhijjah bagi orang yang tidak mempercepat pulang dari Mina.


Komik Adab Wajib Haji Komik Anak Buku Anak Buku Cetak


Berikut Adalah Hal Hal Yang Wajib Dilaksanakan Saat Menjalankan Ibadah Haji Jika Ada Yang Terlewatkan Maka Wajib Membayar Dam Atau Dend Doa Pengetahuan Quran


Pin Oleh Mey Di Pengetahuan Anak Anak Pengetahuan


Aktifitas Manasik Haji Anak Ra Ulumul Qur An Al Madani

Leave a Comment